…..
March 26th, 2007 by fionaanastasiaKetika perasaan dan logika bertentangan , ketika roh dan jiwa memisahkan diri
Sudah tak ada yang namanya nyawa dalam tubuh
Hanya boneka yang dikendalikan oleh energy dan kedagingan semata
terkadang tubuh hanyalah suatu mesin yang tak berdaya……
Enatah kenapa saya mengerti dari mana teori-teori itu bermunculan
Ketika manusia tak lagi sadar akan keberadaan jiwanya sendiri
Dia akan menjadi manusia yang terhilang
Ketika manusia telah hilang dan lenyap dari tubuhnya sendiri yang ada hanyalah kekosongan
Apakah inti dari kekosongan itu sendiri? Tak lain tak bukan adalah perasaan kehilangan yang sangat dalam….
Dari kekosongan munculah berbagai masalah dan kepedihan
Tanpa mengalami suatu masalahpun kau akan sedih merasa jatuh dan terhilang
Walaupun kau memiliki berjuta-juta teman
walaupun kau tertawa sekencang2nya tetapi hatimu kosong
Perasaanmu telah hilang ,percuma saja kau mendengarkan lagu percuma kau mencari hiburan
Tak ada yang dapat menambal apa yang telah hancur
Semua yang berlalu biarlah berlalu
Tuhan berkata masalah hari ini biarlah untuk hari ini saja
Dalam pemikiran saya semuanya itu bukan hanya teori belaka
Ia berkata bahwa manusia yang lama telah mati yang baru telah bangkit dalam arti baptisan atau dengan kata lain kelahiran kembali
Biarlah semua yang lama mati dan biarlah yang baru datang
Sebab yang lama telah berlalu yang baru sudah datang
Hanya di dalam Dia-lah semua kekosongan itu musnah
Sekarang saya mengerti apa arti kematian dalam arti positif
Biarlah sekarang saya mati dalam arti yang berbeda dalam arti yang sesungguhnya tetapi saya tahu saya akan bangkit kembali dan memenangkan pertandingan saya.